Kemah Karakter Virtual 2020 Hari Kedua | Jurnal Akhir
Opini dan review kegiatan Kemah Karakter Virtual Anak Indonesia hari pertama oleh peserta jenjang SMP/SMPLB, SMA/SMKLB, SMK/SMKLB. Penulis sendiri merupakan siswa SMK.
Keterangan masa kemah yang diikuti penulis.
Kemah Karakter Virtual 2020 H2
Tanggal Pelaksanaan : 7 Juli 2020
Sesi : II
Waktu : 13.00 s.d 15.00 WIB
Hari kedua kemah tak lepas dari masalah habis baterai. Lain
kali, jika mengikuti webinar atau acara live yang tidak bisa di jeda pastikan
internet lancar (kuota internet tidak tipis) dan daya perangkat dalam kondisi
penuh. Kemah virtual satu ini memang dikategorikan tidak bisa di jeda, karena
ada sesi live quis-nya.
Kemah Karakter Virtual ini memang di bagi menjadi dua sesi
pada hari ke-2 dan ke-3. Sesi pertama mulai pukul 9 WIB selesai pukul 12 WIB,
sesi dua mulai pukul 13 WIB dan selesai pukul 15 WIB.
Kita semua tahu bahwa
kegiatan kemah adalah pergi ke suatu tempat dan melaksanakan kegiatan kemah
seharian penuh. Ya, mungkin kemah satu ini tidak dapat di katakan benar-benar
kemah. Embel-embel virtual menjadikannya mirip webinar biasa yang telah
terjadwal untuk siapa dan kapan di mulainya. Kemah satu ini ditukukan untuk
seluruh jenjang sekolah dan orang tua siswa, tentu akan sangat merepotkan orang
tua jika harus seharian menemani anaknya mengikuti kemah sementara orang tua
harus mengurus rumah tangga.
Secara keseluruhan kemah ini tetap menyenangkan, dari
kemarin sampai hari ini. Hal yang membuat lebih menyenangkan adalah saya
menemukan apa yang saya ingin temukan, yaitu nasehat menohok. Apa nasehatnya?
Hanya saya yang tahu dan setiap orang punya nasehat yang ingin mereka dengar,
sehingga menohok jiwa mereka. Jadi meski saya katakan menohok, mungkin menurut
Anda tidak.
Saya menemukan bahwa kesehatan mental dan kebahagiaan anak
sangat ditonjolkan dalam kemah ini. Saya kira itu selaras dengan tema
“Pengembangan Karakter” yang mereka ajukan.
Di hari kemarin di awali dengan eduakasi COVID-19, menjadi
bahagia, dan menjadi berprestasi. Hari ini adalah tentang mencoba berbagai hal,
mengejar impian (bukan mimpi), dan menjadi berbeda. Hobi, minat, dan cita-cita
begitu kental dalam pembahasan narasumber pada sesi dua kali ini.
Saya mendapat quotes yang sangat menarik. “Jangan mencaci
kegelapan, tapi nyalan lilinnya.” Begitu menggugah dan mengena. Kehidupan anak
muda yang saya hadapi memang tentang gelap (serba tidak ada) kemudian quotes
tadi memberika jalan keluar yang sangat benar, “maka ciptakanlah ke-ada-an.”
Quotes tadi memberikan saya cara berpikir ekstrim (menurut
saya). Selama ini, saya berpikir kritis untuk memecah kegelapan, mencari sumber
cahaya, ternyata cara yang pasti diterima adalah menciptakan yang tidak ada.
Mungkin akan sangat sulit jika benar-benar dilaksanakan, saya pun belum pernah
menemukan keadaan yang memaksa saya “menyalakan lilin.” Tapi saya tahu, suatu
hari quotes tadi pasti berguna.
Sedikit banyak narasumber kali ini dari bidang seni. Ada
yang seorang animator yang juga musisi yang juga relawan (ya nara sumber satu
ini memang keren) satu lagi bergerak di dunia perfilman dan seorang pemain
pantomim. Dari dua narasumber yang berjiwa seni, saya tahu bahwa seni adalah
keindahan yang menciptakan kedamaian. Orang-orang yang suka seni memang kreatif
dan luar bisa. Mereka dianugrahi otak yang mampu berpikir luas dan unik.
Selamat jika kamu pandai di bidang seni. Saran saya, (tentu saja) jadilah
seperti mereka.
Menyenangkan karena kemah ini begitu menggugah jiwa muda
saya. Saya harap makin banyak acara menarik yang diselenggarakan. Semoga
semakin banyak acara yang memberikan dampak positif bagi anak muda, karena
selama pandemi, webinar yang saya temu berkaitan dengan mengambangkan hobi atau
pembahasan tingkat tinggi (ala mahasiswa dan butuh kecerdasan mendalam di satu
bidang). Dengan adanya acara yang ramah pelajar (tidak khusus mahasiswa atau
smk atau sd) dapat memberikan pemahaman umum yang seringkali terlupakan.
Contonya tentang bahagia. Pemahaman umumnya adalah semua orang harus bahagia,
tapi yang sering kali di lakukan orang-orang adalah membahagiakan dirinya
sendiri.
Sepertinya cukup. Anda bisa menonton webinarnya di sini.
Kemah Karakter Virtual Hari Ke-3
Komentar
Posting Komentar