Olimpiade APBN 2020 | JurnalAkhir
Review/Catatan/kenang-kenangan/pengalaman Olimpiade APBN 2020. Pendaftaran hingga perlombaan.
Olimpiade APBN merupakan sebuah perlombaan yang di selenggarakan kementrian keuangan dengan PKN STAN. Olimpiade ini membahas tentang 5W+1H APBN. Pokonya, seleuruh bagian dari APBN dikupas. Saya tidak tahu apakah sudah dikupas tuntas atau belum, yang pasti olimpiade ini memberikan wawasan kepada peserta tentang betapa rumitnya APBN disusun, dilaksanakan, dipertanggungjawabkan dst.
Awalnya saya tahu lomba ini dari guru pembimbing. Ditunjuk langsung untuk ikut. Mau-mau saja, toh tidak ada salahnya. Kebetulan sedang berbarengan dengan lomba Call for Paper and Essay Competition-nya DJPK (Ditjen Perimbangan Keuangan), bahsannya mirip-miriplah, jadi tambah semangat.
Berikut skema Olimpiade APBN 2020 yang saya ikuti.
a. Pendaftaran
Peserta tahun 2020 adalah siswa siswi SLTA (SMA/SMK/MA/MAK). Tiap sekolah boleh mendaftarkan maksimal 5 tim. Satu timnya ada 3 orang. Proses pendaftaran dimulai dari membuat akun di KLC (Kemenkeu Learning Center), lalu daftar lomba di KLC juga. Ketua tim akan mendaftarkan timnya, jadi satu akun untuk 3 orang. Dengan perincian :
1. Ketua akan membuat akun di website KLC
Kalau tidak salah akan ada email pemeritahuan di kotak email Anda untuk mengaktifkan akun.
2. Ketua memilih program Olimpiade APBN 2020
3. Ketua tim mendaftarkan tim
4. Ketua tim melengkapi persyaratan (screen shoot twibon di Instagram dan kartu pelajar berbentuk pdf yang kemudian di arsipkan [File zip])
5. Tinggal menunggu konfirmasi
b. Persiapan Lomba
Peserta akan mendapatkan modul lomba. Di tahun 2020 berisi 14 bab tentang APBN. Di website KLC sendiri ada vidio pembelajaran dan kuis yang bisa diakses sebagai latihan. Vidio pembelajaran juga memiliki beberapa poin yang tidak disampaikan di modul. Pintar-pintar kalian saja mau memanfaatkan atau tidak.
Di tahun 2020 sebelum lomba ada simulasi. Total ada dua simulasi dan satu simulasi susulan. Ketiganya berisi soal yang sama.
Sedikit tips. Bagilah modul menjadi tiga. Satu anak akan menguasai beberapa babsaja, jadi lebih matang persiapannya.
c. Seleksi 1
Karena tidak semua siswa memiliki PC, sementara dianjurkan membuka laman lomba dengan perangkat dekstop, kami (total 5 tim) memutuskan berangkat sekolah. Untung saja hari itu sabtu, pembelajaran daring libur.
Lomba mulai pukul 8 dan peserta diperbolehkan membuka modul. Jadi, waktu selesainya lomba adalah secapat yang kalian bisa. Yups! Olimpiadenya mirip kuis, hehe. Sedikit aneh menurut saya, tapi agak masuk akal jika pihak penyelenggara tidak mau membebani siswa dengan pegetahuan di luar mata pelajaran, mungkin mereka tidak mau dianggap mengganggu konsentrasi siswa pada mata pelajaran sekolah.
Di seleksi 1 ini diambil 25 tim terbaik di tiap region. Nilai terbaik dan tercepat adalah pemenang.
d. Seleksi 2
e. Babak Semifinal
f. Babak final
Saya tidak dapat menjelaskan tiga poin diatas. Perjuangan saya sampai di seleksi satu. Jika ingin tahu seperti apa seleksi dua, babak semifnal, dan final berlangsung kalian dapat melihat handbook pada link yang telah saya sertakan.
Sambil menulis ini, saya berharap siapapun kalian yang mengikuti lomba ini semoga sukses. Semoga catatan kecil saya dapat menjadi pertimbangan arah strategi menang tim kalian.
Modul, juknis dan handbook bisa diakses di sini.
Setiap yang saya tulis di tahun ini, mungkin akan berbeda dengan tahun yang akan datang.
Komentar
Posting Komentar