Postingan

Hi, Apa Kabar 2021? : Sebuah Refleksi Mengawali 31 Hari Menuju Tahun Baru

I ni adalah sebuah esai, opini, dan refleksi menuju tahun baru. Tentang melihat kembali pencapaian diri selama satu tahun. Tulisan ini mengandung beberapa hal tentang mengapa hidup harus punya tujuan. Apa kabar 2021-mu? Tahun ini sudah pergi ke mana saja? Ke luar negeri? Luar kota mungkin? Atau justru tetap di rumah karena pandemi? Setahun ini penuh dengan pandemi—dari Januari sampai hari ini. Kehidupan pasti sudah banyak berubah sejak pandemi tahun lalu. Sekolahmu pasti tidak seperti biasanya kan? Jadi selesai sekolah kamu melakukan apa? Ikutan webinar dengan banyak doorprize ? Ikut challange di tik tok? Bekerja keras tapi tidak dihargai? Bangun bisnis online mungkin? Pacaran atau move on ? Kemungkinan terburuk: Kena PHK, ditinggal wafat keluarga, orang tua berpisah, sakit keras. Semoga kamu tidak di antaranya. Kukira banyak sekali yang sudah kamu lakukan, banyak juga yang pastinya sudah terjadi. Baik-buruk tentu ada banyak sekali. Yang pasti yang sudah dijalani ada yan...

Olimpiade APBN 2020 | JurnalAkhir

Review/Catatan/kenang-kenangan/pengalaman Olimpiade APBN 2020. Pendaftaran hingga perlombaan. Olimpiade APBN merupakan sebuah perlombaan yang di selenggarakan kementrian keuangan dengan PKN STAN. Olimpiade ini membahas tentang 5W+1H APBN. Pokonya, seleuruh bagian dari APBN dikupas. Saya tidak tahu apakah sudah dikupas tuntas atau belum, yang pasti olimpiade ini memberikan wawasan kepada peserta tentang betapa rumitnya APBN disusun, dilaksanakan, dipertanggungjawabkan dst.  Awalnya saya tahu lomba ini dari guru pembimbing. Ditunjuk langsung untuk ikut. Mau-mau saja, toh tidak ada salahnya. Kebetulan sedang berbarengan dengan lomba Call for Paper and Essay Competition-nya DJPK (Ditjen Perimbangan Keuangan), bahsannya mirip-miriplah, jadi tambah semangat.  Berikut skema Olimpiade APBN 2020 yang saya ikuti. a. Pendaftaran Peserta tahun 2020 adalah siswa siswi SLTA (SMA/SMK/MA/MAK). Tiap sekolah boleh mendaftarkan maksimal 5 tim. Satu timnya ada 3 orang. Proses pendaftaran dimulai ...

Kemah Karakter Virtual 2020 Hari Pertama | Jurnal Akhir

Opini dan review kegiatan Kemah Karakter Virtual Anak Indonesia hari pertama oleh peserta jenjang SMP/SMPLB, SMA/SMKLB, SMK/SMKLB. Penulis sendiri merupakan siswa SMK. Untuk kelengkapan informasi umum tentang kemah ini, bisa diakses di sini. Sebuah keengganan ketika saya ditawari ikut kemah virtual ini, tapi kemudian percikan keengganan itu lenyap ketika mengisi kolom alasan mengikuti kemah virtual di lembar perdaftaran. Ternyata kemah ini begitu dekat dengan saya. Sekolah saya memang mengedepankan pendidikan karakter. Dari kebiasaan mengantri sampai pada sikap semapta. Jadi saya pikir akan sangat berguna jika saya mengikuti kegiatan ini, harapannya dapat saya bagikan ilmu yang saya dapat di lingkungan yang tepat (sekolah saya). Saya kira kemah ini akan sama seperti webinar yang pernah saya ikuti. Hanya fokus mendengarkan dan membaca slide. Nyatanya, panitia Kemah Karakter Virtual ini benar-benar “niat” menyelenggarakan acara yang menarik bagi anak dan keluarga. Hari pertama kemah ...

Kemah Karakter Virtual 2020 Hari Kedua | Jurnal Akhir

Opini dan review kegiatan Kemah Karakter Virtual Anak Indonesia hari pertama oleh peserta jenjang SMP/SMPLB, SMA/SMKLB, SMK/SMKLB. Penulis sendiri merupakan siswa SMK. Keterangan masa kemah yang diikuti penulis. Kemah Karakter Virtual 2020 H2 Tanggal Pelaksanaan : 7 Juli 2020 Sesi : II Waktu : 13.00 s.d 15.00 WIB  Hari kedua kemah tak lepas dari masalah habis baterai. Lain kali, jika mengikuti webinar atau acara live yang tidak bisa di jeda pastikan internet lancar (kuota internet tidak tipis) dan daya perangkat dalam kondisi penuh. Kemah virtual satu ini memang dikategorikan tidak bisa di jeda, karena ada sesi live quis-nya. Kemah Karakter Virtual ini memang di bagi menjadi dua sesi pada hari ke-2 dan ke-3. Sesi pertama mulai pukul 9 WIB selesai pukul 12 WIB, sesi dua mulai pukul 13 WIB dan selesai pukul 15 WIB. Kita   semua tahu bahwa kegiatan kemah adalah pergi ke suatu tempat dan melaksanakan kegiatan kemah seharian penuh. Ya, mungkin kemah satu ini tidak dapat...

Kemah Karakter Virtual 2020 Hari Ketiga | Jurnal Akhir

Opini dan review keiatan Kemah Karakter Virtual Anak Indonesia jenjang, SMP/SMPLB, SMA/SMALB, SMK/SMKLB. Penulis sendiri merupakan pelajar SMK. Keterangan Masa Kemah yang diikuti penulis Tanggal Pelaksanaan : 9 Juli 2020 Sesi : II Waktu : 13.00 s.d 15.00 WIB   Hari ke-3 harus berjalan seperti hari ke-2, telambat lagi. Saya kira acara ini tidak akan terganggu karena waktu saya senggang, ternyata saya harus menemui masalah yang lebih penting untuk diselesaikan dari pada mengikuti kemah ini. Narasumber hari ini sangat menarik. Namun saya menemukan sesuatu (yang menurut saya) cukup mengganggu. Kesiapan narasumber kadang diserahkan sepenuhnya kepada narasumber, panitia hanya cukup mengundang narasumber dan memastikan acara berlangsung lancar, tapi saya sadar bahwa tidak ada gading yang tak retak, narasumber kali ini terlihat tidak mengetahui acara apa ini. Saya kira jika dipersiapkan dan dikawal dengan ekstra, antar narasumber dan tema acara dapat saling bekerja sama untuk m...

Kemah Karakter Virtual 2020 Hari Keempat | Jurnal Akhir

Opini dan review Kemah Karakter Virtual Anak Indonesia jenjang SMP/SMPLB, SMA/SMALB, SMK/SMKLB. Penulis sendiri merupakan pelajar SMK. Keterangan masa kemah yang diikuti penulis Tanggal : 10 Juli 2020 Sesi : II Waktu : 13.00 s.d 15.00   Tajuk sesi kali ini adalah jalan-jalan ke Museum Nasional Indonesia. Untuk saya yang menginjakkan kaki ke Monumen Nasional saja tidak pernah, penjelasan yang disampaikan narasumber cukup jelas. Jalan-jalan virtual memang hanya menunjukkan gambar, tapi menyenangkan saat ada pakar yang baik hati mau menjelaskan, belum tentu saat ke Museum Nasional saya bisa mendapat Tour Guide sekeren Kak Popon dan Kak Asep. Setidaknya setelah 3 hari mengikuti acara kemah virtual sendirian, sejam dari sesi kali ini saya ikuti dengan keluarga saya. Ternyata ikut acara dengan keluarga ada tidak menyenangkannya, karena saya harus merespon pembicaraan orang lain sementara saya harus fokus ke webinar yang tengah berlangsung. Jalan-jalan virtual ini menjadi pe...

Di Tengah Keramaian | Trending Topik dan Pendirian

     Di waktu ini (ketika saya meulis kata-kata ini) tengah terjadi keributan di media sosial twitter. Mereka mulai mencaci sana sini, membela yang mereka anggap benar. Dengan fokus dan terarah mereka memberikan pencerahan. Kanyataannya, melihat sesuatu hal dari satu sudut pandang bukanlah kebijaksanaan.      Kenyataannya saya tidak tahu apapun. Saya masih seorang pengguna media sosial. Mengamati orang lain, negara, dan dunia bergerak. Akun facebook saya masih berisi vidio masak-masak milik orang asing, instagram saya penuh dengan informasi, lebih beragam dari facebook. Lalu twitter saya berisi topik-topik yang sama, yang terus-terusan dibahas.      Satu akun membicarakan “itu”. Akun yang lain meretweet, mengomentari, saling berhubungan. Hingga akhirnya merambah lebih luas. Semua orang mulai bicara, kemudian trending topik! Seruan-seruan mereka terdengar menarik. Menggebu dan menyebarkan fakta. Lalu atas ketidaksukaan saya terhadap konfl...